senandung cinta & rindu
seuntai syair cinta terlantun lirih dari lisan sang pendamba cinta
dalam penantian panjang akan sebuah jawaban yg tak kunjung tiba
hanya harap & mimpi yg selalu terjaga
akankah jawaban & kepastian itu kan segera menghampiri?
ataukah justru bimbang & risau yg kan selalu menemani?
ah cinta, mengapa rasa ini harus hadir menyapa diri?
jika tak kan pernah bisa kumiliki
ah, rindu, mengapa kau justru memilihku?
kalau tak kau izinkanku tuk mereguk rasamu
wahai cinta, jika memang kau bukan utk ku
jika memang rindu itu bukan milikku
jgn biarkan aku tetap seperti ini
terombang ambing dlm lautan resah tak bertepi
terpuruk dlm pengharapan semu nan menipu
wahai angin, tlg bawa pergi rasa ini
agar menghilang ia bersama desiran lirihmu
wahai hati, jgnlah kau berharap lg
mulailah sadari kenyataan ini, sepahit apapun itu
selamat tinggal cinta, selamat tinggal rindu
jika nanti kau berkenan dtg lg, bawalah kesejatian itu bersamamu
dan kan ku serahkan seluruh rasa ini hanya utkmu
Tangerang, 26 Februari 2007, 2.32 pm
dalam penantian panjang akan sebuah jawaban yg tak kunjung tiba
hanya harap & mimpi yg selalu terjaga
akankah jawaban & kepastian itu kan segera menghampiri?
ataukah justru bimbang & risau yg kan selalu menemani?
ah cinta, mengapa rasa ini harus hadir menyapa diri?
jika tak kan pernah bisa kumiliki
ah, rindu, mengapa kau justru memilihku?
kalau tak kau izinkanku tuk mereguk rasamu
wahai cinta, jika memang kau bukan utk ku
jika memang rindu itu bukan milikku
jgn biarkan aku tetap seperti ini
terombang ambing dlm lautan resah tak bertepi
terpuruk dlm pengharapan semu nan menipu
wahai angin, tlg bawa pergi rasa ini
agar menghilang ia bersama desiran lirihmu
wahai hati, jgnlah kau berharap lg
mulailah sadari kenyataan ini, sepahit apapun itu
selamat tinggal cinta, selamat tinggal rindu
jika nanti kau berkenan dtg lg, bawalah kesejatian itu bersamamu
dan kan ku serahkan seluruh rasa ini hanya utkmu
Tangerang, 26 Februari 2007, 2.32 pm


1 Comments:
At 5:01 AM,
asmoro said…
tetap semangat jangan kau dustai diri kamu sendiri
Post a Comment
<< Home